Perkembangan teknologi saat ini memang membuat manusia
kehilangan akal. Teknologi semakin lama semakin berkembang pesat dengan
kemampuan menirukan gerakan manusia yang semakin di sempurnakan. Tidak hanya
menirukan gerakan robot saja bahkan hewan piaraanpun dapat ditiru dengan
kemampuan yang sangat mirip. Memang robot ini tidak dapat menggantikan
keberadaan manusia, setidaknya hal ini dapat membantu berbagai macam pekerjaan
yang biasa manusia lakukan.
Apalagi sekarang sudah tercipta sebuah
teknologi “kecerdasan
buatan’’ atau bisa disebut juga Artifical
Intelegent ( AI ). Kecerdasan
Buatan atau Artificial Intelligence merupakan salah satu
bagian ilmu komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan
pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia. Pada awal diciptakannya,
komputer hanya difungsikan sebagai alat hitung saja. Namun seiring dengan
perkembangan jaman, maka peran komputer semakin mendominasi kehidupan umat
manusia. Komputer tidak lagi hanya digunakan sebagai alat hitung, lebih dari
itu, komputer diharapkan untuk dapat diberdayakan untuk mengerjakan sesuatu
yang bisa dikerjakan oleh manusia.
Manusia bisa menjadi pandai dalam menyelesaikan
segala permasalahan di dunia ini karena manusia mempunyai pengetahuan dan
pengalaman. Pengetahuan diperoleh dari cara mempelajarinya. Semakin banyak
bekal pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang tentu saja diharapkan akan lebih
mampu dalam menyelesaikan permasalahan. Namun bekal pengetahuan saja tidak
cukup, manusia juga diberi akal untuk melakukan penalaran, mengambil kesimpulan
berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang mereka miliki. Tanpa memiliki kemampuan
untuk menalar dengan baik, manusia dengan segudang pengalaman dan pengetahuan
tidak akan dapat menyelesaikan masalah dengan baik. Demikian juga dengan
kemampuan menalar yang sangat baik, namun tanpa dibekali pengetahuan dan
pengalaman yang memadai, manusia juga tidak akan bisa menyelesaikan masalah
dengan baik (Sri Kusumadewi, 2003).
Dengan adanya kecerdasan buatan, diharapkan
tidak menutup kemungkinan hanya dengan data pengetahuan yang
terbatas, sebuah komputer dapat berpikir seperti manusia dalam menghadapi
masalah.
Implementasi kecerdasan buatan dapat diterapkan
pada bidang:
- Permainan
Kecerdasan buatan pada permainan ini
memungkinkan sebuah sistem komputer untuk memiliki cara berpikir manusia dalam
bermain. Contohnya permainan yang memiliki fasilitas orang melawan komputer.
Komputer sudah di program sedemikian rupa agar memiliki cara bermain seperti
seorang manusia bahkan bisa melebihi seorang manusia.
- Visualisasi komputer
Kecerdasan buatan pada bidang visualisasi
komputer ini memungkinkan sebuah sistem komputer mengenali gambar sebagai input.
Contohnya mengenali sebuah pola pada suatu
gambar.
- Pengenalan Suara
Kecerdasan buatan pada pengenalan suara ini
dapat mengenali suara manusia. Cara mengenali suara ini dengan mencocokannya
pada acuan yang telah diprogramkan terlebih dahulu. Contohnya perintah komputer
dengan menggunakan suara user.
- Sistem Pakar
Kecerdasan buatan pada Sistem Pakar ini
memungkinkan sebuah sistem komputer memiliki cara berpikir dan penalaran
seorang ahli dalam mengambil keputusan, untuk memecahkan masalah yang ada pada
saat itu. Contohnya program komputer yang dapat mendiagnosa penyakit dengan
memasukan gejala-gejala yang dialami pasien.
Sumber :



Tidak ada komentar:
Posting Komentar